Lompat ke konten

Tanya Om Pimpa

Mau tanya-tanya tentang pajak? Yuk langsung aja ketik dibawah. Yg penting jangan tanya jodoh ya, om juga mau. Kalau mau tanya, tolong yg spesifik ya. Kalau om sudah jawab nanti akan ada email notif ya. Jadi pastikan tidak salah ketik email. Biasanya om akan jawab kurang dari 1 hari, tapi kalau lebih mohon maklum ya, mungkin om sedang bersih-bersih rumah, rumah om besar soalnya. 

Makan rujak, digangguin hantu
Tanya pajak, sini om bantu​

Om Pimpa punya cerita nih, disimak yaaa

Suatu hari ada orang sakit yang mengunjungi dokter, lalu kepada dokter dia hanya bilang “saya sakit, saya mau obat”. Dari perkataan itu tentunya dokter akan balik bertanya dulu tentang detil sakitnya apa sebelum dapat memberikan obat yg cocok. Hal ini tentunya sangat wajar yaaa.

Nah dalam dunia pajak, cerita sejenis itu juga berlaku. Pertanyaan atau informasi yang belum detil tidak akan dapat dijawab bagaimana perlakuan pajaknya. Terima kasih kepada sahabat-sahabat Om Pimpa yang telah bertanya dengan detil, semoga sehat dan lancar yaa cari cuannya, hihihi

Subscribe
Notify of
guest
21K Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Jepri
Jepri
Februari 19, 2026 2:46 am
Awaiting for approval

Pagi Om, mau tanya saya ada 2 Bupot PPh 21, Jan-Jun 2025 dari perusahaan yang lama, Jul-Des 2025 dari perusahaan yang baru, apakah saya wajib melaporkan untuk ke-2 Bupot tersebut, jika wajib melaporkannya seperti apa om, 1 konsep SPT digabungkan ke-2 Bupot tersebut atau membuat 2 konsep SPT per periode bagian tahun pajak dari masing-masing Bupot tersebut om

nicholas
nicholas
Februari 18, 2026 7:02 am

siang om, mau tanya terkait PPh 21 OP
kalau OP punya penghasilan diluar gaji, dan mendapatkan bukti potong PPh pasal 23 atas jasa teknik sebesar 2%, cara melaporkan penghasilan tersebut di kolom mana yah dalam coretax?

Om Pimpa
Editor
Reply to  nicholas
Februari 19, 2026 12:11 am

Dipastikan lagi ke pemotong ya, karena penghasilan atas jasa dalam bentuk dan nama apa pun yang diterima/diperoleh orang pribadi dalam negeri, maka dikenakan pemotongan PPh Pasal 21

suryanto
suryanto
Februari 16, 2026 9:04 am

Om, bagaimana mekanisme pelaporan SPT Tahunan pada sistem Coretax untuk suami istri dengan status PH (Pisah Harta) atau MT (Memilih Terpisah), apabila keduanya sama-sama menjalankan usaha UMKM dan masih dikenakan PPh Final UMKM 0,5%?
Selain itu, apakah terdapat perlakuan khusus dalam pengisian bagian penghasilan yang dikenakan PPh Final di Coretax untuk kondisi tersebut?

Om Pimpa
Editor
Reply to  suryanto
Februari 17, 2026 12:06 pm

Pada saat pengisian bagian Induk SPT nanti silahkan dipilih untuk Status Kewajiban Perpajakan Suami dan Istri -> PH atau MT. Kalau untuk Penghasilan yang dikenakan PPh Final di Coretax tidak ada treatment khusus pengisiannya kurang lebih sama seperti di eform.

Lia
Lia
Februari 14, 2026 3:24 pm

SPT masa pph 21 dibetulkan dan timbul LB di angka 6, namun angkka tersebut tidak muncul di spt masa berikutnya , itu kenapa ya om? konsep LB dari pembetulan itu akan terkompen kemana ya? karena tidak ada tulisan untuk kompensasi ke masa mana, hanya di kompensasikan ke masa berikutnya. tpi tidak muncul

Om Pimpa
Editor
Reply to  Lia
Februari 17, 2026 12:05 pm

Kompensasi LB-nya dapat dilihat ke menu Surat Pemberitahuan (SPT) -> Dasbor Kompensasi. Pada menu tersebut dapat dilihat untuk nilai kompensasi LB yang dimiliki dan masa pajak kompensasi LB digunakan

risabagus
risabagus
Februari 14, 2026 1:04 am

om mau tanya terkait Lampiran 11B.
Di penjelasannya disebutkan bahwa yang diisi adalah utang yang diperhitungkan dalam pajak atau utang yang memiliki biaya pinjaman (bunga).
Kalau untuk utang dagang kan tidak ada bunga, murni karena tagihan belum jatuh tempo. Berarti untuk utang dagang tidak perlu diisi di Lampiran 11B ya?

Lalu untuk EBITDA di SPT
 2025 masih belum jelas datanya. Apakah boleh dikosongkan dulu?
Terima kasih sebelumnya om

Om Pimpa
Editor
Reply to  risabagus
Februari 17, 2026 12:03 pm

Ya untuk utang dagang tidak dicantumkan apabila tidak ada bunga-nya. Secara sistem coretaxe untuk Lampiran 11B itu akan terisi otomatis sesuai dengan perhitungan EBITDA, namun apabila nilainya belum sesuai dapat diubah

kinan
kinan
Februari 14, 2026 12:41 am

rekan rekan, kalo PT punya usaha kos kosan di daerah jakarta (ga hanya 1 tempat, tp bbbrp tempat. ada yg kurang dr 10 kamar ada yg lebih) aspek perpajakannya apa ajaa yaa? apakah dikenakan pajak pusat atau daerah? ada yg bilang dikenakan 0,5% tp ini npwp pt udah lebih dr 5 tahun, jd setelah ga dapet 0,5% final bagaimana? terima kasih

Om Pimpa
Editor
Reply to  kinan
Februari 17, 2026 12:01 pm

Penghasilan kos-kosan tersebut menambah penghasilan dan dihitung dengan tarif umum PPh Badan apabila sudah tidak dapat menggunakan tarif PPh Final UMKM

Yanti
Yanti
Februari 13, 2026 12:57 pm

Halo om mau tanya ,
suami istri punya prsh keluarga (PT), si suami pd agustus 2025 dapat deviden dr prsh ,namun meninggal dunia nop tahun 2025, sehingga deviden nya d bagi k anaknya sebagai warisan , dan oleh anaknya d masukan k tabungan atas nama anaknya.
Apakah deviden tsb tetap d laporkan d spt suami ( yg sudah meninggal ) ? apakah deviden yg d tabungan anaknya kena pph deviden jg ?
Terima kasih om.

isni
isni
Februari 13, 2026 8:24 am

ijin bertanya, sy kurang membayar pph 21 di bulan november, tapi sudah SPJ final. jdi apakah sy langsung buat e-billing untuk membayar kekurangan pajak trus di lampirkan ke berkas atau ada proses lain yg hrus di lakukan?

Om Pimpa
Editor
Reply to  isni
Februari 18, 2026 2:30 am

Buat e-billing kurang bayar dan lakukan pembetulan SPT Masa PPh 21 November di Coretax agar sesuai dengan pembayaran yang benar.

zifa
zifa
Februari 13, 2026 4:44 am

izin mau tanya, kalau mau upload bukti potong pph 21 masa pajak akhir (desember) itu ada error di XML tulisannya “gender tidak boleh null” itu maksudnya apa ya?

Om Pimpa
Editor
Reply to  zifa
Februari 18, 2026 2:29 am

Data karyawan di XML kolom jenis kelamin belum terisi P/L.

raze
raze
Februari 13, 2026 1:54 am

Pagi Om. kalau Pembayaran (rekening belanja Makan Minum) Rujab Bupati, yang membeli bahan mentah dari pasar, tapi ada tukang masak sendiri. ini dikenakan pajak apa saja ?

Om Pimpa
Editor
Reply to  raze
Februari 18, 2026 2:28 am

PPh 21 atas jasa tukang masak, untuk pembelian bahan mentah tidak dikenakan pajak

Sanny
Sanny
Februari 12, 2026 3:32 am

pagi, mau tnya om.. jika saya sudah tarik e-billing dari SPT dan baru tau ada kesalahan buka angka bukti potong, itu ada cara lain ngk ya tanpa byr dan melakukan pembetulan SPT?

Om Pimpa
Editor
Reply to  Sanny
Februari 13, 2026 12:51 am

Dibatalkan kode billing yang belum dibayar, nanti akan kembali ke konsep SPT.

MURSIDI
MURSIDI
Februari 11, 2026 7:34 am

Om…. saya sering ditanya orang desa bagaimana kalau tidak punya NPWP dan akun coretax mau bayar PPh finas atas penjualan tanah. infonya untuk tahun 2026 berbeda aturannya

Om Pimpa
Editor
Reply to  MURSIDI
Februari 12, 2026 1:49 am

Buat NPWP dulu, kemudian aktifkan Coretax, baru bayar PPh Final

erna
erna
Februari 11, 2026 4:23 am

halo mau tanya jika perusahaan bekerja sama dengan klinik untuk mcu karyawan apakah perlu potong pajak pph 23 ?

Om Pimpa
Editor
Reply to  erna
Februari 12, 2026 1:54 am

Tidak Perlu

Tina
Tina
Februari 11, 2026 2:34 am

Selamat pagi Om,

Ijin tanya, kalau Surat Jalan bln Januari dan Februari, apakah boleh dijadikan 1 Invoice dan Faktur Pajak di masa Februari mengikuti tgl terakhir Surat Jalan? terima kasih

Om Pimpa
Editor
Reply to  Tina
Februari 12, 2026 1:55 am

Faktur gabungan hanya boleh dalam bulan kalender yang sama

abay
abay
Februari 10, 2026 8:09 am

om, mau tanya saya kan dapat bupot dari shopee affiliate. nah saat saya ingin pelaporan coretax kenapa jadi kurang bayar ya? bukannya sudah di potong dan laporkan oleh shopee nya?

Om Pimpa
Editor
Reply to  abay
Februari 11, 2026 6:12 am

Bukti potong Shopee dimasukkan sebagai kredit pajak (PPh dipotong pihak lain) dan penghasilan affiliatenya tetap dilaporkan. Karena dipotong dari bruto dan bukan pajak final, saat dihitung ulang di SPT bisa timbul kurang bayar.

abay
abay
Reply to  Om Pimpa
Februari 11, 2026 6:46 am

harus dibayarkan juga kekurangannya om?

Om Pimpa
Editor
Reply to  abay
Februari 12, 2026 1:48 am

Jika status SPT kurang bayar, tetap dibayarkan

Dina Oktavia
Dina Oktavia
Februari 9, 2026 2:35 am

Selamat pagi om, izin tanya, Sehubungan dengan kebijakan perusahaan yang menanggung 100% iuran JHT (5,7%) dan JP (3%)—termasuk porsi yang seharusnya menjadi kewajiban pegawai (JHT 2% dan JP 1%)—saya ingin mengonfirmasi mengenai perlakuan perpajakannya dalam perhitungan PPh 21 saya: Sisi Penghasilan Bruto: Merujuk pada UU PPh No. 36 Tahun 2008 Pasal 4 Ayat (3) Huruf g dan PMK No. 168 Tahun 2023, apakah benar bahwa iuran JHT 2% dan JP 1% yang dibayarkan oleh perusahaan tersebut tidak dimasukkan sebagai komponen penambah penghasilan bruto (bukan objek PPh 21)?Sisi Pengurang Pajak: Karena iuran tersebut sepenuhnya ditanggung perusahaan dan tidak memotong gaji saya, saya berasumsi bahwa iuran tersebut tidak muncul sebagai… Read more »

Last edited 10 days ago by Dina Oktavia
Om Pimpa
Editor
Reply to  Dina Oktavia
Februari 12, 2026 1:25 am

Berdasarkan PMK 168/2023, komponen BPJS TK yang menambah penghasilan bruto Adalah JKK & JKM, komponen pengurang adalah JHT & JP bagian karyawan. Seharusnya perlakukan perhitungan komponen BPJS pada penghasilan bruto dilakukan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku baik BPJS ditanggung Perusahaan ataupun tidak

shaf
shaf
Februari 9, 2026 1:05 am

permisi om izin bertanya, untuk status ptkp asn wanita menikah dengan 2 anak namun suami tidak bekerja (tidak ada surat keterangan) hanya bicara lisan untuk status ptkpnya gimana ya? apakah bisa pakai TK/2

Om Pimpa
Editor
Reply to  shaf
Februari 12, 2026 1:21 am

Berdasarkan Pasal 11 ayat (4) – PER 16/2016 dimuat statement sebagai berikut: “Dalam hal karyawati kawin dapat menunjukkan keterangan tertulis dari Pemerintah Daerah setempat serendah-rendahnya kecamatan yang menyatakan bahwa suaminya tidak menerima atau memperoleh penghasilan, besarnya PTKP adalah PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk status kawin dan PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya.”

loan
loan
Februari 7, 2026 11:14 am

Om sore, ijin tanya ttg angsuran PPh 25.
Thn buku perusahaan Jan-Des dan SPT Tahunan Badan 2024 disubmit pd April 2025 dan perhitungan PPh 25 adalah (PPh yg harus dibayar /12) dan angsuran dibayarkan sejak April – Desember 2025. SPT Tahunan Badan 2025 perkiraan akan terkena PPh Final semua. Yang ingin saya tanyakan apakah angsuran PPh 25 Jan-Maret 2026 tetap dibayarkan atau tidak, karena angsuran PPh 25 tidak bisa di kompensasikan di SPT Tahunan Badan 2025.

Om Pimpa
Editor
Reply to  loan
Februari 8, 2026 12:18 pm

Angsuran PPh Pasal 25 bertujuan meringankan beban pajak di akhir tahun pajak berjalan dihitung berdasarkan kurang bayar SPT Tahunan tahun pajak sebelumnya. Apabila SPT Tahunan Badan 2025 blm dilaporkan, maka angsuran PPh 25 tetap dibayarkan untuk tahun pajak 2026. Adapun kelebihan angsuran PPh 25 dapat direstitusi.

loan
loan
Reply to  Om Pimpa
Februari 9, 2026 1:18 am

Om, bagaimana caranya untuk mangajukan restitusi PPh 25 tahun 2026 setelah SPT Badan disubmit? apakah ada form khusus dariDJP nya?

Om Pimpa
Editor
Reply to  loan
Februari 12, 2026 1:22 am

Permohonan restitusi dilakukan melalui coretax untuk permohonan seperti: pengembalian atas LB yang belum dikembalikan dalam SKPPKP dan pengembalian atas pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang.

Agung Parningotan
Agung Parningotan
Februari 6, 2026 7:14 am

Tanya om, kalo usaha pertambangan memiliki sisa stock BBM non subsidi dan ingin menjualnya apakah bisa menerbitkan faktur pajak? BBM non subsidi dibeli dari perusahaan agen yang mengenakan PBBKB dan PPh 22.

Om Pimpa
Editor
Reply to  Agung Parningotan
Februari 9, 2026 6:40 am

apakah subjek yg akan melakukan penjualan itu PKP?

kiyandra
kiyandra
Februari 6, 2026 4:06 am

Om, kalo omset perusahaan lebih dari 4,8milyar di tahun 2025. berarti tahun 2026 wajib pakai tarif normal yaa? ini bentuknya CV om, NPWP dari tahun 2024

Om Pimpa
Editor
Reply to  kiyandra
Februari 9, 2026 6:42 am

iya Betul, omzet sudah melebihi Rp4,8 miliar maka tidak boleh lagi pakai PPh Final UMKM 0,5%, meskipun NPWP baru terdaftar tahun 2024.

amarylispuan
amarylispuan
Februari 6, 2026 4:05 am

Om, kalo usaha distributor rokok kretek omzet per bulannya udah lebih dr 1milyar. Apakah harus mengajukan diri jadi PKP? karena saya baca di chat gpt, tidak perlu. ini casenya saya distributor rokok dan juga penjual asbak om. jadi baiknya gimana yaa om. apa yang asbak dipisahkan aja jualannya jangan di perusahaan yang sama dgn yang jual rokok biar tidak usah PKP? karena nilai penjualan non rokoknya kecil sekali hanya bbrp juta saja per bulan

Om Pimpa
Editor
Reply to  amarylispuan
Februari 9, 2026 6:58 am

Omzet distributor rokok tidak dihitung sebagai dasar kewajiban PKP karena PPN rokok sudah dipungut melalui mekanisme cukai di pabrik, sehingga yang diperhitungkan untuk PKP hanya omzet penjualan asbak. Selama omzet asbak tidak melebihi Rp4,8 miliar setahun, usaha tidak wajib dikukuhkan sebagai PKP, dan tidak perlu memisahkan usaha.

nanda
nanda
Februari 6, 2026 3:02 am

selamat pagi om mau tanya.. Apabila karyawan di-PHK dengan masa kerja sampai 31 Januari, namun gaji Januari dan pesangon dibayarkan pada tanggal 3 Februari, bagaimana pelaporan PPh 21 di Coretax? Apakah gaji dilaporkan di Masa Pajak Januari dan pesangon di Februari, atau keduanya dilaporkan di Februari sesuai tanggal pembayaran?

Om Pimpa
Editor
Reply to  nanda
Februari 9, 2026 6:55 am

Untuk PPh 21 di Coretax pelaporan mengikuti saat penghasilan dibayarkan, maka keduanya dilaporkan dalam SPT Masa PPh 21 bulan Februari

nanda
nanda
Reply to  Om Pimpa
Februari 9, 2026 7:28 am

Berati di Januari tidak ada gaji yang dilaporkan om?

Din
Din
Februari 5, 2026 2:46 am

Tanya Om, Ada employee dengan 2 ID yang berbeda dikarenakan putus kontrak (pensiun). Terdapat severance tax pada ID pertama. Untuk pelaporan BP21 nya, bruto yang dimasukkan apakah bruto atas ID yang dikenakan severance tax atau penjumlahan dari kedua ID tersebut?
Dan untuk kode objek pajak nya, apakah menggunakan 21-401-01?
Terima kasih sebelumnya.

Last edited 14 days ago by Din
Om Pimpa
Editor
Reply to  Din
Februari 6, 2026 4:03 am

Bruto pada BP21 hanya yang dikenakan severance tax (PPh 21 final pesangon), untuk kodenya sudah tepat itu.

sayaa
sayaa
Februari 4, 2026 1:25 pm

Tanya Om.. OP sudah lapor SPT atas A2 (2 pemberi kerja, gaji kantor daerah + tukin kantor pusat). Ttd A2 oleh Bendahara kantor pusat. Ada pembetulan A2 atas PTKP, namun ingin diubah lagi ke PTKP awal. Apakah hrs lapor SPT pembetulan? A2 yang revisi apakah bisa dibatalkan, atau hrs dibetulkan lagi ke semula?

Last edited 14 days ago by sayaa
Om Pimpa
Editor
Reply to  sayaa
Februari 5, 2026 12:55 am

Terbitkan A2 pembetulan lagi

sayaa
sayaa
Reply to  Om Pimpa
Februari 5, 2026 5:11 am

setelah pembetulan ke data semula, SPT yang sudah dilaporkan perlu dibetulkan lg ga, krn data A2 sudah sama?

yuli
yuli
Februari 4, 2026 9:53 am

selamat sore om , saya mau bertanya ,
saya perusahaan begerak di bidang PMI dan masih UMKM setiap bulan potong pph final 0.5%.
apakah setiap ttp potong untuk pph 23/21 jasanya setiap ada pembayaran jasa ?
contoh : perusahaan ada service mobil op kantor & bersihkan AC tapi vendor tidak potong pph jasa nya apa kita harus grossup ?

Om Pimpa
Editor
Reply to  yuli
Februari 5, 2026 12:53 am

Tetap Wajib Dipotong

yuli
yuli
Reply to  Om Pimpa
Februari 5, 2026 3:27 am

tapi kalo vendor masih umkm juga tidak keluarkan bukti potong ? apa kita harus potong juga ?

21K
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x